Tak perlu khawatir, hal ini terjadi pada banyak orang di muka bumi ini.
Hypnagogic jerk merupakan fenomena unik di mana seseorang merasa seperti terjatuh ke dalam lubang hingga tubuh tersentak bangun.
Bisanya fenomena ini terjadi sebelum seseorang dapat tertidur lelap.
Dilansir livesience.com, lebih dari 70 persen orang akan mengalami fenomena ini ketika memulai tidurnya.
Hypnagogic jerk merupakan kejang otot yang dapat terjadi secara spontan
ataupun dapat disebabkan oleh suara, cahaya, dan stimulan dari luar
lainnya.Beberapa orang mengalami hypnagogic jerk dibersamai oleh
halusinasi, mimpi, sensasi jatuh atau lampu terang dan suara keras yang
berasal dari dalam kepala.
Beberapa ilmuwan percaya faktor-faktor tertentu, seperti stres,
kecemasan, kelelahan, kafein dan kurang tidur, dapat meningkatkan
frekuensi atau keparahan tersentak hypnagogic.
Salah satu hipotesis mengatakan bahwa tersentak hypnagogic merupakan
bagian alami dari transisi tubuh dari kewaspadaan tidur, dan terjadi
ketika saraf "macet" selama proses tersebut.
Pendapat lain mengatakan bahwa kejang yang terjadi adalah reflek dari perelaksasian otot selama tidur.
Otak mengalami salah tafsir tentang perelaksasian ini sehingga otot dengan cepat bereaksi.
Selain itu seorang ahli tidur W. Christopher Winter, M.D, mengatakan
beberapa masalah emosi dapatmenyebabkan pusat otak menajdi lebih agresif
dan mendahului kinerja tubuh.
Hal inilah yang membuat seseorang mengalami fenomena seperti terjatuh.
